Sejarah Pascasarjana Unimed

Program Pascasarjana Universitas Negeri Medan mulai dibentuk pada Tahun 2000 melalui penerbitan SK Rektor Unimed No.011/K10.KEP/KP.02.18/2000 tanggal 21 Desember 2000. Selanjutnya diikuti dengan pembentukan Susunan Pengelola Program Pascsarjana UNIMED melalui penerbitan SK Rektor UNIMED No.012/K10/KEP/PP/2001 tanggal 03 Januari 2001, dimana Program Prof. Dr. Usman Pelly, MA ditunjuk sebagai Koordinator.

Program Studi S-2 LTBI merupakan Program Studi pertama yang diselenggarakan oleh PPs UNIMED melalui penerbitan SK Dikti No 313/DIKTI/KEP/2000 tertanggal 01 September 2000. Setahun berikutnya, PPs Unimed kembali membuka dua program studi yaitu Program studi S2 Administrasi Pendidikan dan S2 Teknologi Pendidikan melalui penerbitan izin penyelenggaraan dari DIKTI melalui SK No. 97/DIKTI/Kep/2001 dan No. 02/DIKTI Kep/2001.

Pada tahun 2004, PPs Unimed dipercaya membuka program studi baru yaitu Pendidikan Kimia sesuai dengan SK Dikti No. 686/D/T/2004 tertanggal  18 Februari 2004. Pada tahun 2006 sampai dengan tahun 2007 jumlah program studi bertambah dengan keluarnya izin penyelenggaraan Program Studi Antropologi Sosial melalui SK No. 1183/D/T/2006, Program Studi S2 Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan melalui SK No. 1923/D/T/2006, Pendidikan Matematika dengan SK No. 1509/D/T/2007 dan Pendidikan Dasar dengan SK No. 2460/D/T/2007.

Selanjutnya pada tahun 2008 dibuka program S3 Manajemen Pendidikan dan Program Studi Pendidikan Biologi sesuai SK No. 546/D/T/2008. Pada tahun 2009 dibuka Program Studi S3 Teknologi Pendidikan bekerjasama dengan Universitas Negeri Jakarta. Pada periode tahun 2010 sampai dengan

2017 Program Pascasarjana kembali membuka program studi baru yaitu Pendidikan Fisika melalui SK No. 139/D/O/2010, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Dikbin) sesuai SK No. 158/E/O/2014, Pendidikan Olahraga (Dikkor) sesuai SK No. 385/E/O/2014, Ilmu Keolahragaan sesuai SK Menristekdikti

No. 50/KPT/I/2016, Akuntansi sesuai SK Menristekdikti No. 249/KPT/I/2016, Pendidikan Ekonomi sesuai SK Menristekdikti No. 128/KPT/I/2017, dan Pendidikan Bahasa Perancis sesuai SK Menristekdikti No. 357/KPT/I/2017. Seiring dengan penambahan jumlah program studi magister, pada Oktober 2016 PPs Unimed mendapatkan mandat untuk menyelenggarakan empat program doktor yaitu program studi Teknologi Keguruan, Linguistik Terapan Bahasa Inggris, Keguruan Kimia, Keguruan Sekolah Dasar melalui penerbitan SK Menristekdikti No. 414/KPT/I/2016 tertanggal 13 Oktober 2016.

Hingga saat ini Program Pascasarjana Unimed telah memiliki 15 program studi program magister yaitu: Linguistik Terapan Bahasa Inggris (LTBI), Teknologi Pendidikan (TP), Administrasi Pendidikan (AP), Pendidikan Kimia (Dikkim), Antropologi Sosial (Ansos), Ilmu Ekonomi (IE), Pendidikan Matematika (Dikmat), Pendidikan Dasar (Dikdas), Pendidikan Biologi (Dikbio), Pendidikan Fisika (Dikfis), Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Dikbin), Pendidikan Olahraga (Dikkor), Ilmu Keolahragaan (Ikor), Akuntansi, Pendidikan Ekonomi, Fisika, Kimia, Pendidikan Vokasi Guru.  Selanjutnya, lima program doktoral yaitu Program Studi Manajemen Pendidikan (MP), Keguruan Kimia, Keguruan Sekolah Dasar, Teknologi Pendidikan, Linguistik Terapan Bahasa Inggris dan Pendidikan Matematika.