Unimed Kembali Gelar Seminar Internasional Bidang Transformasi dan Inovasi Pendidikan

27 Oktober 2017 09:41:34

MEDAN – Pascasarjana Unimed menggelar annual international seminar on transformative education and educational leadership dengan mengangkat tema “educational research to endorse productive and innovative generation in the 21th century“. Acara tersebut dilaksanakan di Ball Room Hotel Grand Mercure Medan pada 16-17 Oktober 2017.

The 2th Aisteel ini menghadirkan pemateri Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. (Rektor Unimed), Dr. Bambang Sumintono, M. Ed. (dosen University Malaya, Malaysia), Prof. Keiichira Yoshinaga, Ph.D. (Division Higher Education Research and Development institute of liberal arts and science Konazawa University, Japan), Ass Prof. Sitti Maesuri Fatahuddin (Researcher of the Australian Department of foreign affairs and trade University of Cambera, Australia), Assac Prof. Dr. Emilia Zulmir de fan vice president for the southern africa research and innovation management association sarima universidade pedagogica, Yuli Rahmawati (Chemistry Education Program, UNJ, Jakarta)

AISTEEL 2017 2

Turut hadir pada acara tersebut, rektor Unimed, wakil rektor, Direktur Pascasarjana, Asdir Pascasarjana, dekan fakultas selingkungan Unimed, fungsionaris pascasarjana Unimed, ratusan pemakalah dan peserta seminar internasional.

Acara ini dibuka langsung oleh Rektor Unimed, Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian cindera hati dan foto bersama.

Pada sambutannya Rektor Unimed, Prof. Dr. Syawal Gultom, M. Pd mengatakan pendidikan saat ini membutuhkan transformasi dan inovasi. Rektor ITB pernah mengatakan ekonomi Indonesia pada tahun 2030 akan dikuasai oleh teknologi IT dan industri kreatif. Saat ini kita sudah mulai merasakan perubahan tersebut, bagaimana seorang Uber dan Grab yang tidak memiliki taxi dan mobil bisa mengusai bidang transportasi, hal yg tidak kita bayangkan sebelumnya. Bahkan penghasilannya melebihi perusahaan tranportasi lainnya. Perubahan-perubahan seperti ini tidak bisa kita hindari, untuk itu pendidikan di Indonesia harus bertransformasi dan berinovasi agar lulusan kita dapat bersaing dan perekonomian Indonesia tidak tertinggal dengan negara-negara lainnya.

Prof. Syawal berharap agar acara ini dapat memberikan masukan dan pengalaman baru kepada kita semua dalam melakukan pembelajaran dan pendidikan kepada generasi muda. (Humas Unimed)